Rabu, 31 Maret 2010

About SS501

About SS501


SS501 adalah boyband asal Korea Selatan yang dibentuk oleh DSP Entertainment dengan 5orang personel yang Bernama Kim Hyun Joong (leader),Heo Young Saeng,Kim Kyu Jong,Park Jung Min,dan Kim Hyung Joon.
SS501 (dibaca Double S oh gong il) memiliki arti khusus. Huruf “S” yang pertama merupakan singkatan “Sun” dan “Star” yang melambangkan kesuksesan, sedangkan huruf “S” yang kedua singkatan dari “singer”, dan angka 501 artinya lima member menjadi satu.

Pra Debut
Kim Hyung Joon adalah personel pertama yang direkrut oleh DSP sebagai trainee. Kim Kyu Jong direkrut setelah mengikuti kontes yang diadakan oleh DSP. Park Jung Min yang sebelumnya telah meniti karir sebagai VJ terpilih setelah mengikuti sebuah audisi, sementara sang Leader Kim Hyun Joong dipilih DSP dalam sebuah audisi dan berhasil mengalahkan peserta lainnya. Personel yang paling terakhir gabung dengan DSP adalah Heo Young Saeng

Debut
SS501 memulai debut pada bulan Juni 2005 dengan Single Warning yang merupakan mix antara pop dance,RnB, dan hip hop. Setelah sukses dengan Warning,SS501 kembali meluncurkan single yang berjudul “Snow Prince”. Namun pada tahun 2006,SS501 terpaksa cuti sebentar dari dunia showbiz Korea karena Young Saeng memiliki masalah dengan tenggorokannya yang mengharuskan untuk dioperasi. Setelah Young Saeng sembuh,di akhir tahun 2006 mereka merilis album pertama yang bertajuk “S.T 01 Now”

SS501 debut di Jepang tahun 2007 dan fans club Jepang dengan nama “Triple S Japan” pun dibuat. Single Jepang mereka “Kokoro” cukup sukses di Jepang sehingga grup ini mampu meraih Best 10 New Artist award at the Japan Gold Disc Awards di bulan 2008 sebagai pengakuan atas talenta serta popularitasnya di Jepang.
Dengan kesuksesannya di Jepang tersebut SS501 kembali ke Korea dan merilis single ketiga “Deja Vu” tanggal 8 Maret Title track “Deja Vu” adalah sebuah perpaduan refreshing antara R&B dan British pop yang menampilkan kekuatan vokal para member serta rapping skills. Lagu ” A Song Calling For You” adalah sebuah lagu bernuansa house-style dance yang menampilkan koreografi dance yang sangat hidup dari SS501 sementara itu lagu hip hop “Destiny” menampilkan ritme gitar dan drumbeat yang kuat.

Tahun 2009 adalah puncak kejayaan SS501,karena Drama yang dibintangi Kim Hyun Joong (Leader ss501) “Boys Before Flower” booming di seluruh Asia, dan ss501 mengisi soundtrack drama tersebut (Because I’m Stupid dan Making a Lover). Kesuksesan BBF ikut mendongkrak popularitas ss501 di seluruh Asia.

Biodata Personel SS501

01

Nama: Kim Hyun Joong(Leader)
Tanggal Lahir: 6 Juni 1986
Golongan Darah: B
Tinggi/Berat Badan: 180 cm / 68 kg

02Nama: Heo Yeong Saeng
Tanggal Lahir: 3 November 1986
Golongan Darah: O
Tinggi/Berat Badan: 178 cm / 63 kg

03Nama: Kim Kyu Jong
Tanggal Lahir: 24 Februari 1987
Golongan Darah: A
Tinggi/Berat Badan: 181 cm / 65 kg

04Nama: Park Jung Min
Tanggal Lahir: 3 April 1987
Golongan Darah: O
Tinggi/Berat Badan: 181 cm / 67 kg

05Nama: Kim Hyung Joon
Tanggal Lahir: 3 Agustus 1987
Golongan Darah: O
Tinggi/Berat Badan: 180 cm / 68 kg

Jumat, 26 Maret 2010

Rabu, 03 Maret 2010

katarak

KATARAK


Katarak merupakan penyakit mata yang dicirikan dengan adanya kabut pada lensa mata. Lensa mata normal transparan dan mengandung banyak air, sehingga cahaya dapat menembusnya dengan mudah. Walaupun sel-sel baru pada lensa akan selalu terbentuk, banyak faktor yang dapat menyebabkan daerah di dalam lensa menjadi buram, keras, dan pejal. Lensa yang tidak bening tersebut tidak akan bisa meneruskan cahaya ke retina untuk diproses dan dikirim melalui saraf optik ke otak.
Penyakit katarak banyak terjadi di negara-negara tropis seperti Indonesia. Hal ini berkaitan dengan faktor penyebab katarak, yakni sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari. Penyebab lainnya adalah kekurangan gizi yang dapat mempercepat proses berkembangnya penyakit katarak.
Apakah Penyebab Katarak ?

Sebagian besar katarak terjadi karena proses degeneratif atau bertambahnya usia seseorang. Katarak kebanyakan muncul pada usia lanjut. Data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang berusia di atas 65 tahun menderita katarak. Sekitar 550% orang berusia 75— 85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak. Walaupun sebenarnya dapat diobati, katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia.
Sayangnya, Seorang penderita katarak mungkin tidak menyadari telah mengalami gangguan katarak. Katarak terjadi secara perlahan-perlahan sehingga penglihatan penderita terganggu secara berangsur. karena umumnya katarak tumbuh sangat lambat dan tidak mempengaruhi daya penglihatan sejak awal. Daya penglihatan baru terpengaruh setelah katarak berkembang sekitar 3—5 tahun. Karena itu, pasien katarak biasanya menyadari penyakitnya setelah memasuki stadium kritis.
Pada awal serangan, penderita katarak merasa gatal-gatal pada mata, air matanya mudah keluar, pada malam hari penglihatan terganggu, dan tidak bisa menahan silau sinar matahari atau sinar lampu. Selanjutnya penderita akan melihat selaput seperti awan di depan penglihatannya. Awan yang menutupi lensa mata tersebut akhirnya semakin merapat dan menutup seluruh bagian mata. Bila sudah sampai tahap ini, penderita akan kehilangan peng¬lihatannya.


Secara umum terdapat 4 jenis katarak seperti berikut.

1. Congenital, merupakan katarak yang terjadi sejak bayi lahir dan berkembang pada tahun pertama dalam hidupnya. Jenis katarak ini sangat jarang terjadi.
2. Traumatik, merupakan katarak yang terjadi karena kecelakaan pada mata.
3. Sekunder, katarak yang disebabkan oleh konsumsi obat seperti prednisone dan kortikosteroid, serta penderita diabetes. Katarak diderita 10 kali lebih umum oleh penderita diabetes daripada oleh populasi secara umum.
4. Katarak yang berkaitan dengan usia, merupakan jenis katarak yang paling umum. Berdasarkan lokasinya, terdapat 3 jenis katarak ini, yakni nuclear sclerosis, cortical, dan posterior subcapsular. Nuclear sclerosis merupakan perubahan lensa secara perlahan sehingga menjadi keras dan berwarna kekuningan. Pandangan jauh lebih dipengaruhi daripada pandangan dekat (pandangan baca), bahkan pandangan baca dapat menjadi lebih baik. Penderita juga mengalami kesulitan membedakan warna, terutama warna birru. Katarak jenis cortical terjadi bila serat-serat lensa menjadi keruh, dapat menyebabkan silau terutama bila menyetir pada malam hari. Posterior subcapsular merupakan terjadinya kekeruhan di sisi belakang lensa. Katarak ini menyebabkan silau, pandangan kabur pada kondisi cahaya terang, serta pandangan baca menurun.
Gejala umum gangguan katarak meliputi :
• Penglihatan tidak jelas, seperti terdapat kabut menghalangi objek.
• Peka terhadap sinar atau cahaya.
• Dapat melihat dobel pada satu mata.
• Memerlukan pencahayaan yang terang untuk dapat membaca.
• Lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu.
katarak dapat pula terjadi pada bayi karena sang ibu terinfeksi virus pada saat hamil muda. Penyebab katarak lainnya meliputi :
• Faktor keturunan.
• Cacat bawaan sejak lahir.
• Masalah kesehatan, misalnya diabetes.
• Penggunaan obat tertentu, khususnya steroid.
• Mata tanpa pelindung terkena sinar matahari dalam waktu yang cukup lama.
• Operasi mata sebelumnya.
• Trauma (kecelakaan) pada mata.
• Faktor-faktor lainya yang belum diketahui.




Pengobatan secara medis
Solusi untuk menyembuhkan penyakit katarak secara medis umumnya dengan jalan operasi. Lapisan di mata diangkat dan diganti lensa buatan (lensa intraokuler). Operasi ini cukup riskan dan tidak menjanjikan kesembuhan 100%. Baru-baru ini ditemukan teknologi canggih, yakni operasi dengan sinar laser.
Semua cara pengobatan ini sangat tergantung pada kemampuan ekonomi pasien, karena operasi mata mem-butukan dana yang tidak sedikit. Biaya yang dibutuhkan untuk mengoperasi sebelah mata akibat katarak saat ini adalah sekitar 5 juta rupiah. Lantas bagaimana dengan masyarakat ekonomi lemah yang untuk mendapatkan sekilo beras saja tidak mampu membayar?

Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah. Salah satu penyebabnya adalah semakin tinggi angka harapan hidup penduduk. Meskipun katarak dapat disembuhkan, kesulitan akses kesehatan serta masih rendahnya taraf ekonomi penduuduk menjadi kendala utama.

"Lutein" dan "zeaxanthin"

Berbagai temuan terbaru mengungkapkan bahwa pola hidup sehat dan konsumsi pangan kaya antioksidan berperan mencegah atau menunda kejadian katarak. Antioksidan yang telah terbukti dapat mencegah atau menunda kejadian katarak adalah lutein dan zeaxanthin.

Adanya gugus hidroksil pada struktur molekulnya membedakan lutein dan zeaxanthin dengan karotenoid lain. Dengan adanya gugus hidroksil ini, lutein dan zeaxanthin lebih bersifat polar daripada karotenoid lain, seperti beta-karoten. Polaritas ini berkaitan dengan kemampuannya berikatan dengan radikal bebas yang merusak mata.

Pepatah bijak yang mengatakan "Lebih baik mencegah daripada mengobati" mungkin sangat relevan dalam hal ini. Bukti ilmiah telah secara meyakinkan membuktikan bahwa mengonsumsi lutein dan zeaxanthin dapat mencegah atau menunda timbulnya katarak pada usia lanjut.

Mengonsumsi sayur yang beraneka ragam tiga porsi sehari dapat memenuhi kebutuhan lutein dan zeaxanthin masing-masing sekitar 5-6 miligram per hari. Kalau hal itu sulit dilakukan, mengonsumsi suplemen makanan yang mengandung lutein dan zeaxanthin adalah pilihan lain, tentunya, terlebih dahulu berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter.

Sementara lutein dan zeaxanthin juga bisa ditemukan pada sayuran dan buah. Lutein bisa ditemukan pada paprika kuning, mangga, dan sayuran hijau seperti kol, bayam dan brokoli. Zeaxanthin terdapat pada paprika orange, brokoli, jagung, selada, bayam, jeruk, dan telur. Sebagian besar makanan ini juga menagndung vitamin A, E dan C.